Sejarah Pengadilan Agama Sanggau

Sejarah Pengadilan Agama Sanggau

Berdirinya Pengadilan Agama Sanggau terbentuk sejak tahun 1976 tepatnya pada tanggal 15 Juli 1976. Pada saat itu Pengadilan Agama Sanggau langsung diresmikan oleh Bapak Drs. A. Rahman Abror (Hakim Agama) sekaligus Pejabat Sementara (PJS) Ketua Pengadilan Agama Sanggau yang pertama. Pengadilan Agama Sanggau dibentuk berdasarkan keputusan Menteri Agama RI Nomor 23 Tahun 1960.

Pada saat itu Pengadilan Agama Sanggau belum memiliki gedung sendiri dan hanya meminjam salah satu ruangan Kantor Departemen Agama dengan ukuran 4m x 5m yang beralamat di Jalan Irian Tanjung Sekayam No 1/30 Sanggau. Dalam pelaksanaan tugaspun Pengadilan Agama Sanggau hanya dibantu oleh seorang Panitera Kepala bernama H. Abdul Wahab Djunaidi, BA., dan seorang bendahara bernama Gusti Zainudin serta 4 (empat) orang Hakim Honorer terdiri dari : H. Sulaiman Sa’i, H. Sirajudin, BA., K. Ismail Zahri, dan M. Yusuf Adis.

Pada tahun anggaran 1981-1982 Pengadilan Agama Sanggau mendapat proyek pengadaan tanah seluas 2440 m2 dan pembangunan satu buah Balai Sidang seluas 50 mserta satu buah Rumah Dinas type D yang berlokasi di Jalan H. Abbas Sanggau dengan total biaya sebesar Rp 27.301.000,00 (dua puluh tujuh juta tiga ratus satu ribu rupiah).

Setelah adanya pemekaran wilayah berdasarkan Undang-Undang Nomor 55 Tahun 1999 tentang pemekaran Kabupaten Sekadau, maka Yurisdiksi Pengadilan Agama Sanggau membawahi dua wilayah, yaitu Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sekadau.

Pada tanggal 31 Juli 2007 gedung Pengadilan Agama Sanggau yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman KM 7 No. 14A diresmikan bersamaan dengan peresmian gedung Pengadilan Negeri Bengkayang, oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Bapak Bagir Manan. Sejak peresmian tersebut, pada Nopember 2007 seluruh aktifitas Pengadilan Agama Sanggau berpindah ke gedung yang baru hingga sekarang.

 

Ketua Pengadilan Agama Sanggau dari waktu ke waktu:


juaini2